Cara Membangun Kepercayaan

SPW – Di hubungan yang penuh rasa percaya, kamu bisa bicara hal yang salah, tetapi orang lain tetap memahami maksud dari ucapanmu. Namun ketika kepercayaan rendah, tidak peduli seberapa jelas apa yang kamu sampaikan, mereka tetap saja salah paham.

Kali ini saya mengulas buku The Speed of Trust karya Steven Covey mengenai penyebab kepercayaan begitu berharga. Rasa percaya dalam bentuk yang paling sederhana adalah cerminan dari sebuah kredibilitas. Faktanya semakin kredibel seseorang, justru semakin cepat orang lain percaya pada dirimu.

Misalnya ketika kita sedang berkonsultasi dengan dokter. Kita mungkin tidak kenal dengan dokter tersebut, tetapi kita mendengarkan dan percaya apa yang dikatakannya. Kenapa? Karena kita tahu kalau orang itu merupakan dokter yang kredibel dengan puluhan tahun pengalamannya.

Ketika rasa percaya tinggi maka kecepatan akan meningkat dan biaya dikeluarkan akan menurun. Sebaliknya ketika rasa percaya rendah maka proses akan menjadi lambat dan biaya yang dikeluarkan meningkat.

Tiga Hal Penting dari Buku Berjudul The Speed of Trust Karya Steven Covey:

Pertama, Kenapa Kepercayaan Penting?

Saya mempercayaimu, apa artinya? Banyak orang mungkin merasa kalau kepercayaan adalah konsep yang abstrak, tapi belum tentu benar. Kepercayaan justru nyata adanya dan bisa diukur. Ketika kamu percaya pada seseorang berdasar atas kemampuannya dalam melakukan sesuatu. Mungkin tugas yang kamu berikan atau janji untuk mengembalikan uang yang sudah dipinjam.

Rasa percaya penting bagi manusia dan membantu komunikasi. Sebagai contoh, jauh lebih mudah untuk memahami seseorang ketika kamu mempercayai mereka. Kamu mungkin pernah berada pada situasi di mana dirimu dan temanmu saling menatap penuh arti ketika orang lain bicara dan kalian berdua tahu apa yang dipikirkan masing-masing.

Di sisi lain kamu bisa saja kesulitan memahami seseorang bahkan ketika dia bicara dalam bahasa yang sederhana. Kepercayaan juga bisa membuat bisnis bergerak lebih cepat dengan biaya yang lebih rendah, biasa dinamakan sebagai ekonomi kepercayaan.

Misalnya sebelum serangan teroris 11 September, warga Amerika membutuhkan waktu 30 menit untuk melewati keamanan bandara. Namun setelah 11 September ketika kepercayaan menurun dengan cepat, izin keamanan diperlukan waktu 1 jam 30 menit. Akibat dari ketakutan akan serangan teroris berikutnya adalah menurunnya kepercayaan sehingga segala sesuatunya menjadi lebih lama. Efek lainnya adalah biaya mesin dan personel keamanan meningkat.

Apakah kamu percaya pada dirimu sendiri? Sebelum bicara soal percaya pada orang lain sepertinya kita perlu belajar untuk membuat diri kita sebagai orang yang kredibel.

Ada empat tips yang bisa kamu coba.

  1. Miliki Integritas, artinya kamu berkata jujur berpegang teguh pada prinsip dan melakukan apa yang kamu katakan. Latihan integritas sederhana adalah dengan secara konsisten bangun pagi setiap hari. Kamu berkomitmen tidak peduli apakah sedang libur atau hari biasa kamu tetap bangun pagi setiap hari.
  2. Intensi. Ini lebih kepada motif dan perilaku positif. Coba perhatikan ketika kamu berbicara dengan orang lain, apakah kamu ingin mendengarkan apa yang dikatakan atau hanya ingin memenangkan sebuah argumen.
  3. Kapabilitas. Ketika keahlianmu meningkat, maka begitu juga dengan kepercayaan diri. Sebagai contoh, seorang anak yang belajar alat musik kemungkinan besar akan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi. Pada akhirnya bisa berdampak positif pada area hidupnya yang lain. Jangan pernah berhenti untuk belajar. Cari informasi terbaru terkait industri yang kamu geluti, pengembangan diri apa yang bisa kamu pelajari dan sebagainya.
  4. Hasil. Mungkin kamu pernah dengar ungkapan tidak perlu banyak bicara yang penting hasilnya bagus. Hasil merupakan bukti atas apa yang kamu lakukan. Reputasi ini merupakan aset yang sangat berharga.

Kedua, Tips Membangun Kepercayaan.

Rasa saling percaya merupakan sebuah keunggulan universal yang bisa diciptakan semua orang, tapi jujur juga ada batasnya. Misalnya jika kamu secara terang-terangan sampaikan kalau kamu tidak suka dengan pacar baru temanmu, hal ini tentu saja tidak baik dan bisa merusak hubungan yang sudah ada. Ketika kita dipandang sebagai orang yang bisa dipercaya, maka banyak manfaat bisa kita raup. Misalnya hubungan sosial yang makin cair atau biaya yang dikeluarkan menjadi semakin kecil.

Bagaimana caranya? Ingat untuk mendapatkan kepercayaan seseorang kadang hal kecil justru sangat berarti. Misalnya kamu menunjukkan kalau kamu peduli pada seseorang. Ada fakta yang menarik ketika seseorang berpikir kalau kamu beneran peduli dengan mereka, maka kecil kemungkinannya mereka merasa kalau kamu adalah seorang penipu. Nah bagaimana caranya? Misalnya dengan berkata ‘terima kasih’, mengakui kontribusi orang di sekitarmu, memuji pencapaian orang lain, dan tidak berbicara buruk terhadap seseorang di belakang.

Ada analogi yang menarik soal sebuah kepercayaan. Coba bayangkan ada sebuah akun kepercayaan di setiap orang. Setiap kali kamu berperilaku sebagai orang yang bisa dipercaya maka ibaratnya kamu sedang membuat sebuah deposit. Namun sebaliknya jika kamu bertindak ingkar, maka ibaratnya kamu sedang melakukan penarikan dari Akun tersebut.

Targetnya adalah memastikan kalau akun kepercayaan itu dalam posisi plus. Bagaimana cara mengetahuinya? Yaitu dengan meminta umpan balik untuk bisa mengukur progres yang kamu jalani dan di area mana kamu bisa jadi lebih baik.

Ketiga, Sisi Lain dari Kesalahan.

Setiap orang pasti pernah salah, tidak terkecuali. Pertanyaannya bukan soal apakah kamu akan membuat kesalahan, karena kamu pasti tapi membuat salah. namun lebih tepatnya kepada bagaimana respon kamu ketika kesalahan itu muncul.

Entah dalam hubungan pribadi profesional atau pertemanan kita perlu ingat kalau kita semua adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Namun tentu saja ini bukan artinya kita bisa bebas berbuat salah.

Bagaimana respon yang lebih baik? Misalnya kamu sedang mengantri di sebuah restoran. Ketika kamu mengantri lebih dari 30 menit baru mendapat kursi, tidak lama kemudian karyawan Resto datang memberikan minuman gratis dan meminta maaf karena telah menunggu lama.

Ini adalah cara kita memperbaiki ketika sebuah kesalahan dibuat. Tentunya kadang sebuah kesalahan terjadi entah disengaja atau tidak. Tapi cara ini justru membuat konsumen menjadi senang atas pelayanan yang diberikan oleh sebuah Resto. Kadang hanya sekedar mengakui kesalahan dan meminta maaf, bisa menjadi cara yang luar biasa untuk mengembalikan sebuah kredibilitas.

Kesimpulan

Apa yang membawamu hingga ke titik ini tidak akan membawamu ke tempat yang kamu inginkan di masa depan. Ketika kamu bertumbuh, maka akan ada masanya kamu melakukan kesalahan dan belajar dari situ.


Semoga bermanfaat. Sebagai bentuk dukunganmu terhadap blog pribadi ini, caranya mudah sekali. Hanya tinggalkan komentarmu dan sebarkan tulisan ini kepada siapapun. Terima kasih banyak.

Lulusan Psikologi. Instruktur materi ajar terkait Improvement & People Development. Penulis resmi Personal Blog Singgih Pandu Wicaksono. Hobi membaca, menulis, dan berolahraga. 14 tahun berpengalaman di bidang Human Capital dan saat ini berposisi sebagai Head of Human Capital di Perusahaan Alat Berat Nasional yang bergerak di Mining (Pertambangan) dan Konstruksi (Construction).

Related Posts

Cara Menemukan Karyawan yang Tepat untuk Perusahaan

SPW – Apakah kamu pernah mendengar kata talent di perusahaan? Bukan sekedar istilah yang meluncur begitu saja. Talent sebenarnya adalah elemen rahasia di balik panggung sukses sebuah…

Menggali Kreativitas Diri

SPW – Tidak pernah terlambat untuk jadi orang yang kreatif. Kamu perlu belajar untuk berdamai dengan rasa takut, ekspektasi orang lain, dan berikan kebebasan pada dirimu untuk…

Menjadi Pemula, Menciptakan Keberhasilan

SPW – Di pikiran pemula ada banyak kemungkinan, sedangkan di pikiran ahli hanya ada sedikit. Kali ini saya akan membahas buku berjudul Zen Mind, Beginner’s Mind karya…

Jadilah Orang yang Tahu Kapan Berhenti atau Berlanjut

SPW – Orang sukses tidak pernah takut untuk berhenti ketika tidak ada kemajuan. Di setiap proyek apapun, entah itu hobi, pekerjaan, atau membangun perusahaan baru, awalnya pasti…

Membentuk Cara Pikir Orang Sukses

SPW – Berpikir itu hal yang sulit, sehingga tidak banyak yang melakukannya. Kali ini saya membahas buku berjudul How Successfull People Think karya John C Maxwell terkait…

Sikap Pemimpin Hebat

SPW – Dengan bekerja bersama, maka kita akan mampu menghasilkan banyak hal. Melalui empati, pemimpin mampu memprioritaskan kepentingan timnya di atas kepentingan pribadi. Hasilnya, loyalitas dan dukungan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *