Performance Management Vs Performance Development

Performance Management Vs Performance Development

Read Time:2 Minute, 10 Second

SPW – Di dunia Sumber Daya Manusia (SDM), kita mengenal istilah performance management di mana para ahli mendefinisikannya dengan cara yang berbeda-beda. Amstrong mengemukakan di The Process of Performance Management, bahwa performance management adalah pendekatan strategis dan terpadu untuk meraih kesuksesan yang berkelanjutan di organisasi. Caranya dengan memperbaiki kinerja karyawan dan mengembangkan kemampuan tim.

Secara umum performance management dilakukan untuk menjaga kestabilan performance karyawan di perusahaan. Namun, secara lebih spesifik, performance management memiliki beberapa tujuan berikut.

  1. Mengetahui kekuatan dan kelemahan karyawan sehingga membantu manajemen untuk menentukan karyawan yang tepat dalam melakukan pekerjaan tertentu.
  2. Memberikan feedback kepada karyawan secara tepat sasaran dan efisien.
  3. Menjadi acuan untuk menentukan kompensasi, kenaikan gaji, struktur upah, dan lain-lain.
  4. Meningkatkan sistem komunikasi dua arah antara pihak manajemen dan karyawan.
  5. Meningkatkan kinerja karyawan melalui pemberdayaan karyawan dan mekanisme pemberian penghargaan (rewards).

Nah, biasanya untuk melakukan performance management akan dilakukan berbagai tahapan manajemen di antaranya dengan menetapkan tugas (job description), menyediakan SOP (Standard Operating Procedures), tersedianya indikatornya kinerja (Key performance Indicator), dan penilaian kinerja akhir periode tertentu (performance appraisal).

Namun seiring dengan berjalannya waktu dan melihat perubahan karakteristik dunia kerja. Melakukan performance management saja dengan pendekatan yang cenderung formal sepertinya bukan hal ideal untuk dilakukan saat ini. Tentu saja kita masih ingat dengan perubahan era VUCA yang mengubah wajah dan cara kerja organisasi.

Oleh karena itu, yang diperlukan tidak hanya manajemen kinerja yang dilakukan oleh departemen Human Capital, melainkan performance development yang dilakukan langsung oleh seorang pemimpin.

Perbedaan Performance Management dengan Performance Development

Performance development (pengembangan kinerja) adalah proses berkelanjutan antara pemimpin dan timnya untuk mengkomunikasikan dan memenuhi tanggungjawab posisi, prioritas, dan ekspektasi kinerja dengan saling membangun pengertian antara pemimpin dengan tim sehingga memenuhi efektivitas organisasi dalam mencapai tujuan organisasi.

Jika performance management dilakukan dengan pendekatan formal, maka performance development lebih holistik dan sifatnya informal. Hanya melibatkan upaya komunikasi, melakukan evaluasi, dan umpan balik (feedback) yang berkelanjutan tanpa dibatasi dengan jadwal yang ditentukan, serta tidak dibatasi periode tertentu. Artinya, proses performance development bertitik tekan pada pengembangan individu, bukan pada sebatas pencapaian target kinerja semata.

Proses performance management tidak hanya memberikan tugas dan kemudian mengevaluasi kinerja secara berkala, melainkan menghadirkan peran kepemimpinan dengan umpan balik (feedback) yang terus-menerus. Terfokus pada kerja tim dan menambah nilai bagi organisasi.

Sementara itu, performance development sama-sama bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pengembangan keterampilan, tetapi tidak terikat pada kompensasi, penggajian atau promosi apalagi berhubungan dengan punishment. Sebaliknya justru performance management sangat membutuhkan interaksi, keterbukaan, hubungan yang erat, inspirasi, dan kolaborasi antara seorang pemimpin dengan anggota tim untuk bertumbuh.

Semoga bermanfaat. Bagi kamu yang sudah membaca artikel ini sampai selesai. Wajib meninggalkan komentar ya! Terima kasih.

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *